Pada tanggal 5-6 Juni kemarin kami mengadakan pelatihan untuk instansi dari Dinas Pertanian dan Kelautan kota Medan. Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan berjumlah 12 orang. Peserta datang dari kota Medan jam 10 pagi pada tanggal 5 Juni, kami menjemput para peserta dari bandara Soekarno-Hatta dan langsung meluncur menuju Bandung. Sekitar jam 1 siang kami sampai di penginapan, dan para peserta istirahat dan makan siang. Setelah sholat ashar, sekitar jam 4 sore kami memulai pelatihan sesi pertama.

Pada sesi pertama ini, para peserta di berikan materi secara lengkap tentang bagaimana membibitkan dan membudidayakan jamur tiram. Para peserta terlihat begitu antusias dan bersemangat, , hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang terlontar selama pelatihan. Setelah sesi pertama selesai, kami break untuk menunaikan sholat magrib. Kemudian kami melanjutkan ke sesi kedua. Di sesi kedua ini, para peserta melakukan praktek membuat bibit jamur, mulai dari bibit F0 (kultur murni), bibit F1 (bibit induk), dan F2 (bibit tebar). Suasana terlihat begitu dinamis, serius tapi santai.

Para peserta terlihat begitu serius karena mereka adalah para penyuluh yang nantinya ketika kembali ke kota Medan, mereka harus menularkan ilmu yang mereka dapat di pelatihan ini kepada para petani. Sekitar jam 10 malam pelatihan sesi kedua ini selesai, dan akan dilanjutkan besok pagi berupa kunjungan ke kumbung jamur.

Jam 9 pagi keesokan harinya, para peserta sudah bersiap-siap untuk berangkat menuju kumbung jamur. Kumbung jamur yang akan kami kunjungi berada di Cisarua Bandung. Setelah 1 jam perjalanan, kami sampai di tempat. Pertama, kami berkeliling di area kumbung, dan menjelaskan mengenal pembuatan kumbung yang baik yang seperti apa. Ketika ingin membangun sebuah kumbung jamur, maka harus dilihat lokasinya. Karena pemilihan lokasi akan menentukan kualitas pertumbuhan jamur. Setelah selesai berkeliling, kami melakukan praktek membuat baglog jamur sampai menginokulasikannya. Setelah itu, kami beristirahat di saung yang ada di dekat kumbung sambil berdiskusi mengenai analisa usaha budidaya jamur ini. Pelatihan untuk hari ini telah selesai, tak terasa siang pun beranjak sore, dan kami bersiap-siap kembali ke penginapan.

Tagged with:  

1 Response » to “Pelatihan jamur bersama Dinas Pertanian dan Kelautan kota Medan”

  1. Untuk langkah awalnya Anda dapat menentukan target pasar dan jumlah pedagang. Hitung dan seimbangkan jumlah pedagang yang bersedia Anda suplai dengan ketersediaan produk. Misalnya, Anda berhasil menawarkan kepada minimal 5 orang pedagang, masing-masing pedagang menyanggupi untuk mengambil 2kg – 5kg, maka Anda harus mampu mengatur jumlah panen jamur dalam kumbung yaitu 10kg – 25kg jamur perhari. Inilah jumlah wajib yang harus Anda sediakan untuk bisa menyuplai produk ke pedagang-pedagang tersebut, sekaligus untuk membangun kredibilitas Anda.

Leave a Reply

Jadwal Pelatihan

  • Sun 6/23/2013: Pelatihan paket B tgl 23 juni

Flickr Photostream

photo photo photo photo photo photo photo photo